Buat temen-temen yang lagi mencari judul skripsi, mungkin beberapa tema berikut ini bisa dipertimbangkan. Saya tertarik dengan tema-tema dibawah ini. kalo temen-temen juga tertarik, bisa mengembangkannya menjadi skripsi yang baik. Namun harap temen-temen periksa sendiri terlebih dahulu apakah judul ini sudah diangkat oleh orang lain atau belum. Jika temen-temen nanti akhirnya memilih salah satu tema dibawah ini, harap meninggalkan comment di blog ini yang berisi judul skripsi temen-temen. hal ini dimaksudkan agar tidak ada orang lain yang mengambil judul yang sudah temen-temen kerjakan. Oke. thank you. Coba lihat tema-tema dibawah ini:
Konsep Misi dalam Pandangan Gereja Katolik Roma Sesudah Konsili Vatikan II.
Rumusan Masalah yang bisa dikaitkan (silahkan pilih):
- Konsep keselamatan sebelum dan sesudah Konsili Vatikan II : misalnya (a) sebelum KV II, tidak ada keselamatan diluar gereja. (b) Setelah KV II, ada keselamatan di luar gereja.
- Bentuk Misi sebelum dan sesudah konsili vatikan II : misalnya : (a). Sebelum KV II, misi melalui imperialisme. (b). sesudah KV II, misi melalui dialog.
tema ini akan lebih tertuju pada studi perbandingan, namun bisa juga difokuskan pada satu sisi saja: sebelum atau sesudah saja.
Bunuh Diri Jepang dalam tinjauan Budaya dan Agama Jepang.
pembahasan yang bisa dikaitkan:
- Menggali beberapa motivasi bunuh diri di jepang (kondisi alam, budaya kerja ketat, dll)
- Melihat keterkaitan tradisi Harakiri dengan bunuh diri kontemporer.
- Pandangan masyarakat jepang tentang hidup dan mati (dengan pendekatan teologi agama-agama Jepang: Shinto, Buddha)
anda harus siap-siap dengan referensi berbahasa Inggris dan Jepang untuk tema ini, mengingat minimnya buku berbahasa Indonesia tentang budaya Jepang.
Nabi-nabi baru di Indonesia: Perjuangan Lia Aminudin (Lia Eden) dan Moshadeq (Al-Qiyadah) dalam memimpin keimanan baru.
- Seputar penerimaan wahyu : metode penerimaan, waktu, isi wahyu dsb.
- Perjuangan mewartakan wahyu : cara menyebarkan, penerimaan dan penolakan
studi perbandingan dua tokoh yang memiliki persamaan dan perbedaan. memerlukan wawancara.
Penerapan Perda bernuansa Syari’at Islam di beberapa daerah.
- kondisi riil (terutama demografi) daerah tersebut
- penerapan perda syari’at Islam: proses formalisasi, bentuk aplikasi, respon pro-kontra, prediksi
studi lapangan, butuh observasi, interview, angket, dsb. untuk daerah sampel silahkan browsing sendiri, cukup banyak.
Dikotomi Liberalisasi dan Liberalisme Nurcholish Madjid
- latar belakang teoretis pemikiran cak nur: tokoh yang yang mempengaruhi cak nur, basis epistemologi
- Aplikasi di Indonesia (upaya kontekstualisasi) : pada tataran wacana, bentuk aksi
- prokontra
tidak terlalu sulit, cukup dengan studi pustaka
Menguliti Agenda Politik Hizbut Tahrir
menantang!
Paulus
Siapakah Rasul Paulus, benarkah dia seorang Yahudi sebagai saksi keTuhanan Yesus. Ataukah justru berasal dari golongan Yahudi yang hendak merusak ajaran Yesus?
kalo temen-temen tertarik dengan tema-tema diatas, boleh diskusi/konsultasi ke saya: via email, telpon, ato dateng ke rumah, ato pas ketemu di jalan. G R A T I S
mas…………….help me pleace!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!judul skripsinya tambah lagi donx coz q lg butuh nich
Oleh: albani on Desember 17, 2007
at 3:37 am
bagus2 jg judul skripsi nya..
tp dah banyak yang angkat..
kalo judul lain yang bagus tentang budaya jepang apa? tp g menyangkut dengan agama..
thank ya.. wasalaam
(eka)
Oleh: eka on Desember 17, 2007
at 10:45 am
Mas..,sy tertarik dgn agama2 suku yg ada di Indonesia, terutama agama suku yg ada d daerah bapak saya pulau Sabu NTT. Knp agama suku di Indonesia tdk bisa diakui secara resmi oleh pemerintah Indonesia.
Bsa mnta tlng criin judul yg bagus ga mas bwt skripsi sy..?
D tunggu ya mas…
Thanx b4.
Oleh: Abraham Y. Kanatalo on Januari 12, 2008
at 8:37 pm
Buat sdr. ABRAHAM
Banyak yang bisa saudara Abraham angkat sebagai kajian skripsi yang berkaitan dengan agama suku di Sabu NTT. Memang kepercayaan suku disana belum dikenal luas, namun sebenarnya justru itu kesempatan emas bagi anda untuk menggalinya.
Jika anda mempertnyakan kenapa agama suku sulit berkembang dan tidak diakui. jawabannya memang panjang. erat kaitannya dengan hegemoni agama mayoritas pula, meskipun landasan hukum di Indonesia sebetulnya cukup menjamin bagi keberlangsungan agama suku untuk tetap eksis dan berkembang. selain itu juga ada banyak faktor lain, termasuk adanya misioniarisme atau dakwah agama lain, kemampuan agama suku untuk menyesuaikan perubahan, dsb.
Namun, jika saudara Abraham mau mengangkat tentang kehidupan keberagaman agama suku tersebut saya kira justru lebih menarik. anda bisa menggali segment yang kecil namun mendalam. misalnya saudara cukup memfokuskan diri pada konsep ketuhanan agama suku yang ada di Sabu. Yang pernah saya tahu di Sabu dikenal tiga konsep tuhan yang mirip Trimurti dalam Hindu (Deo Wie, Deo Wire atau Pamugi, dan Deo Manggaru). Atau saudara bisa meneliti tentang ritualnya, misalnya ritual potong gigi untuk perempuan sebagai pengganti sunat. dan sebagainya. mungkin anda bisa mengkaji akulturasi mereka dengan budaya dan agama lain.
Yang pasti, saudara harus studi lapangan, karena sumber pustaka untuk kajian ini sangat terbatas. dan lebih baik saudara survey awal dulu, ya sambil silaturahmi ke kelahiran tanah bapak saudara.
Selamat berkarya.
Oleh: erhambudi on Januari 15, 2008
at 11:33 am
mas…………saya tertarik dengan psikologi agama dan tasawuf. saya dah kehilangan ide nich karena ditolak judul trus he….cariin donx masalah diantara itu
Oleh: khoirun Nisa on Januari 22, 2008
at 11:17 pm
mas…………saya tertarik dengan psikologi agama dan tasawuf. saya dah kehilangan ide nich karena ditolak judul trus he….cariin donx masalah diantara itu…thanks
Oleh: khoirun Nisa on Januari 22, 2008
at 11:19 pm
mas…saya tertarik dengan psikologi agama dan tasawuf. cariin masalah donk dianatara itu, sorry q lagi gak banyak ide soale ditolak judul trus..thanks yach. and selamat atas keberhasilanmu
Oleh: khoirun Nissa on Januari 22, 2008
at 11:26 pm
Menurut catatan Institute for Democracy and Peace sepanjang tahun 2007 terdapat 185 tindak kekerasan terhadap keyakinan/agama tertentu. Sementara, menurut Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) menjelaskan bahwa kekerasan lebih banyak menimpa kelompok dibanding individu, jumlahnya 32 kelompok (Jawa Pos,24/12). Dua data ini menunjukkan bahwa kebebasan beragama di negeri ini masih menjadi barah mewah yang tak kunjung bisa dinikmati oleh bangsa Indonesia. Dalam konteks inilah, mantan presiden KH. Abdurrahman Wahid menilai gagal pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono-Jusuf Kalla (23/12). Penilaian tersebut tentu tidak mengada-ngada mengingat masih banyaknya kasus yang menodai kebebasan beragama yang telah di jamin oleh Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) .
Bentuk penodaan terhadap kebebasan beragama bukan saja menimpa terhadap pemeluk agama diluar islam, tetapi justru terbanyak di internal umat islam. Munculnya sejumlah aliran di luar maenstream seperti Ahmadiyah, al-Qiyadah dan lain sebagainya bukan serta merta menghadirkan pluralitas keyakinan, tetapi justru memunculkan kekerasan baik fisik maupun psikologis.
Faktor lahirnya kekerasan tersebut tidak saja di dorong oleh ketidakdewasaan beragama dan ketidaksiapan menerima yang lain (al-akhar), tetapi lebih banyak dipicu oleh lahirnya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Memang, sebagaimana penjelasan MUI, dalam setiap bahwa fatwa yang dikeluarkan selalu disertakan seruan larangan melakukan kekerasan, akan tetapi pelabelan sesat atau kafir terhadap suatu kelompok tertentu ditengah masyarakat yang cenderung eksklusif dan intoleran sama halnya dengan menyulut api. Setelah mengeluarkan fatwa, MUI berupaya selalu sembunyi tangan dengan berdalih bahwa kekerasan terjadi tidak disebabkan oleh fatwa MUI.
Sejauh ini, argument MUI untuk mengeluarkan fatwa sesat kepada suatu kelompok selalu berkisar kepada : menjaga kemurnian aqidah islam dan menjaga stabilitas kerukunan umat beragama. Akan tetapi, dengan mata telanjang sangat terlihat jelas betapa kekerasan selalu terjadi ketika fatwa sesat dikeluarkan. Adakah fatwa sesat yang tidak berbuntut kekerasan. Jawabannya tidak ada. Sebab, fatwa sesat sendiri adalah bentuk kekerasan psikis yang mendorong munculkan kekerasan fisik. Untuk menyerang kelompok yang memiliki keyakinan minoritas mendapat justivikasinya melalui fatwa MUI.
Lalu, bagaimana dengan tahun 2008? Akankah kekerasan dan pemasungan kebebasan beragama masih menjadi tontonan menarik dimasa-masa mendatang, ataukah bangsa Indonesia semakin dewasa dalam beragama? Dan, bagaimana mestinya menyipaki perbedaan keyakinan, aliran dan agama? Haruskah dengan kekerasan dengan alas an menumpas kemungkaran atau dengan cara yang lebih santun?
Kesemuanya itu akan didiskusikan pada Seminar Sehari “Prospek Kebebasan Beragama di Indonesia; Belajar dari Masa Lalu”, yang diadakan atas kerjasama Reform Project (RePro) dengan Community for Religion and Social engineering (CRSe) dan Senat Fakultas Ushuluddin, pada Selasa 12 Februari 2008 di Ruang Theatrical Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga jam 08.00 sampai 13.00
narasumber :
Dr. Lutfi Assyaukanie (Koordinator Jaringan Islam Liberal, JIL)
Dr. Farsijana Aderney Risakota (Aktivis HAM)
Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin (Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
Hatim Gazali (08174121513)
Oleh: Hatim Gazali on Februari 6, 2008
at 6:12 pm
Bang carikan skripsi tentang dakwah dong…!!!
Oleh: hajri on Februari 19, 2008
at 1:00 pm
Bang sy lg mikir nyusun Tesis (S2)untuk teologia misi kristen tp blon dapat judul bagus yg 3 variabel, adakah point of kontak antar agama kristen dan islam yang baik untuk dikaji, paling tidak dpt mempersatukan keduanya, sebelumnya thanks ya ?
Oleh: densa on Maret 15, 2008
at 8:57 am
mas judul skripsi yang akan saya angkat adalah “Pengaruh Hellenisme terhadap bangunan teologi kristen”.asusmi saya adalah trinitas terbentuk atas inspirasi dari pemikiran filsafat hellenisme seperti plotinus, tapi kendala saya dari judul tersebut adalah:
1. referensi terbatas
2. saya tidak bisa menjabarkan pemikiran tokoh hellenisme yang menjadi inspirasi bagi tokoh kristen masa konstantin pada pengesahan trinitas sebagai teologi kristen.
tolong sarannya untuk 2 kendala tersebut, atau mungkin ada saran judul lain.
Oleh: farid fanani on April 30, 2008
at 9:13 pm
mas…..tolongin dnk nyariin tema tentang budaya jepang….susah banget nyari bahannya…klu bisa tentang sekte aum shirikyo..
thanks…wslm
Oleh: angga on Mei 14, 2008
at 11:06 am
waduh membantu sekali,…..
tapi,koq kayaknya aq tertarik saa yang bunuh diri dalam agama jepang ittu,…minta tolong literaturnya bisa nggak? bukunya apa aja yang harus jadi rujukan ?
truz,….adalagi nggak? yang kira-kira judulnya enak buat dicari bukunya?????????? soalnya terbatas waktu dan tempat nee,… plz ya,….
Oleh: dyah khoirul abdi on Juli 2, 2008
at 4:39 pm
apakah anda dapat memberikan judul/tema/topik yang lainnya tentang budaya jepang.jika dapat tolong berikan referensinya juga.saya sangat membutuhkannya, karna skripsi yang telah saya kerjakan dahulu tidak dapat berjalan sampai akhir, sehingga saya tidak dapat ikut sidang.trims.
Oleh: yosifa on Juli 25, 2008
at 2:12 pm
apa bisa kirim judul skripsi perbandingan mazhab dan hukum
Oleh: muhammad zubir on September 18, 2008
at 6:23 am
mau nanya?kalo mengangkat dakwah politiknya Hizbut Tahrir, kira-kira yang akan di angkat apanya?dan metodologi penelitian yang tepat apa?
Oleh: rizal on Januari 15, 2009
at 3:30 pm
mas…punya judul ga saya mau ambil tentang ahmadiyah sebagai proses psikologi sosial??kira2 judulnya yang enak pa ya??da referensinya gk mas??mas yang paulus
Siapakah Rasul Paulus, benarkah dia seorang Yahudi sebagai saksi keTuhanan Yesus. Ataukah justru berasal dari golongan Yahudi yang hendak merusak ajaran Yesus?mau donk baca artikelnya??
Oleh: dya on April 28, 2009
at 5:08 am
mas aku tertarik dengan judul kamu yang pertama dan ke dua, dan misal ada yang lain mengenai penelitian pustaka tentang keberagaman islam dan kristen enaknya apa yaa judulnya atau tentang dialog. mohon segera di tanggapi yaaa.otre! oa, aku juga bangga anak UY bs bikin Web bgini. karena aku juga tahu kamu sering dkampus kala itu.thank you banget
Oleh: andi PA UY '06 on Mei 2, 2009
at 5:14 am
sungguh menarik setelah saya membaca judul2 anda semoga dapat membuka wawasan khalayak umum lebih-lebih perlunya dialog antar agama yang dewasa ini sangat ramai dimana2.thx
Oleh: andi PA UY '06 on Mei 2, 2009
at 5:17 am
mas,,bantuin aku nyari judul dong..
aku mhsw fak teol..
aku pngen yg kaitannya dgn pastoral..
tolong yah.. 98u
ni almt email frenlee_andra@yahoo.com
ThanKS
Oleh: preli on Mei 19, 2009
at 2:51 pm
as, ka, judulnya menarik, q pengen bahas maslah pembinaan pemuda dalam islam dan katolik, menurut k2 gmana? truz,,,, …. setelah pembahasan kedua agama tsb, da analisa perbandingan dari kedua agam tsb. mksh……………..
Oleh: alfiah on Oktober 26, 2009
at 6:38 am
Study Pustaka tentang Budaya Jawa dan Cina ditinjau menurut islam
spesifikasi yang pas apa ya ?
Oleh: Anas fauzi on November 21, 2009
at 3:41 am