Semua tahu ini tak mudah berakhir. Mungkin tak akan. Isra
el sebenarnya tak butuh alasan, tak perlu alibi. Israel tak segagap Bush yang berkilah memburu teroris, melucut nuklir, dan menegakkan demokratisasi di Timur Tengah. Yang dibutuhkan Israel hanyalah bedil yang tetap terisi, langu mesiu tetap meletup bertalu, dan pesawat tempur tetap ngawur.
Israel yakin warga dunia yang besar ini tak akan berbuat apa-apa, paling-paling mengutuk, berdemo, aksi teatrikal, bakar bendera dan patung, dan berbagai kepolosan lain yang tak berarti apa-apa. Bagi Israel warga dunia hanyalah Goliath yang telah ditaklukkannya. Israel tak perlu malu-malu kucing seperti Bush, Israel memang si kecil bernyali besar. Mirip David. Tapi kini si kecil David makin bertingkah, kian lupa diri, yang diingat cuma ambisi.
Sebagai saudara sebapak lain ibu, orang Arab telah lama jadi seteru. Ini adalah perseteruan saudara tiri berebut warisan bapak mereka, Abraham. Israel mengunyah saudara sendiri tiap harinya. Ratusan jiwa ditelan mentah, ribuan lainnya dibiarkan meradang. Si kecil David merompak bantuan pangan dan medis, meruntuhkan terowongan melantakkan jalanan. Mengapa si kecil David demikian bengis?
Karena dia punya ketapel besar, selain pesawat tempur, tank, dan rudal, arsenal nuklir di Israel sudah cukup, bahkan yang ada di Amerika juga titipan milik Israel, termasuk pula yang di India jika memang ada. Sementara Iran dan Korut belum bisa dibilang punya. Jadi, tidak ada yang bisa menghentikan ini semua.
Israel memang kecil, namun cengkeramannya terlampau kuat, dia kokoh, tak bergeming di usik lembing, resolusi DK PBB pun cuma dipandang sebagai bualan, hanya omong kosong….cuma selongsong kopong
Semakin hari harusnya penduduk bumi makin ngerti, bahwa, ini bukan perang agama, bukan perseteruan politik semata, ini sudah diluar batas kewajaran di zaman yang konon beradab, ini sebuah sikap anti-manusia; mungkinkah Israelists itu memang bukan manusia? Saya teringat ucapan gadis mungil bernama Basmallah dalam documenter bertajuk Fitna kreatifitas Geertz Wilder, mungkin sebutan apes and pigs memang pantas disandang Israelists. Saya ingin sekali tidak percaya stigma ini, tapi kenapa kini aggressor Israel malah membuktikan bahwa hal itu benar adanya?
Israel attack to Palestine, Day 7th